Informasi Kecantikan, Kesehatan, Psikologi, Ibu dan Anak

16 Cara Mengendalikan Emosi, Menahan Dan Meredam Amarah Dengan Jitu

Manusia sebagai mahluk sosial tentunya sangat memerlukan berinteraksi atau berhubungan dengan orang lain, bahkan sejak lahir saja manusia tidak bisa melakukan apapun sendirian. Namun dalam interaksi atau hubungan tersebut terkadang timbul gesekan-gesekan yang dapat menyebabkan timbulnya emosi.
Sebagai manusia biasa, merasa marah atau emosi merupakan hal yang normal, namun berbeda cerita jika emosi tersebut tidak dapat dikendalikan. Emosi yang meluap-luap akan merusak hubungan dan kesehatan diri sendiri, sungguh sangat merugikan, bukan?

Cara Mengendalikan Emosi Diri Dengan Mudah

Mengendalikan emosi bukanlah hal yang terlalu sulit, semua itu tergantung pada kemauan dan usaha dari orang tersebut. Berikut adalah beberapa cara mengendalikan emosi yang dapat kamu lakukan:

1. Berdiam diri

Jika kamu merasa sangat marah, sebaiknya diam dan tidak mengatakan apapun. Ketika emosi, kita sering kali ingin mengeluarkan kata-kata kotor atau cacian, tapi ingatlah bahwa lidah lebih tajam daripada pedang sehingga lebih baik diam ketika merasa sangat emosi. Orang pintar dan bijak akan lebih banyak diam daripada bicara, bukan?

2. Sabar

Menjadi sosok yang sabar dalam menghadapi masalah memang tidak mudah, namun bukan berarti tidak mungkin. Sebenarnya setiap orang memiliki kesabaran yang tidak ada batasnya, namun semua itu tergantung pad apengendalian diri sendiri. Untuk itu, latihlah kesabaran kamu ketika marah atau emosi.

3. Mengingat Tuhan

Ingatlah bahwa Tuhan dan malaikatNnya selalu mengawasi kamu sehingga setiap perkataan maupun perbuatan kamu akan selalu dicatat. Tingkatkan keimanan dan ketakwaan pada Tuhan agar lebih sabar dalam menghadapi kehidupan yang sering menimbulkan emosi. Jangan biasakan diri meninggalkan ibadah karena kebiasaan tersebut menjadi celah bagi setan untuk menghembuskan emosi.

4. Memaafkan

Maafkan orang yang telah menyakiti hati kamu sehingga kamu menjadi lebih lega dan tidak emosi lagi. Mungkin sulit untuk memaafkan, tapi ingatlah bahwa orang yang pemaaf lebih baik dan lebih bahagia hidupnya dibanding orang yang pendendam. Dendam juga hanya akan membuat diri kita menyia-nyiakan waktu untuk memikirkan hal yang tidak berguna. Bahkan parahnya, dendam akan menimbulkan penyakit fisik dan mental, seperti stroke atau kepribadian ganda.

5. Berpikir positif

 

Setiap permasalahan pasti mempunyai hikmah tersendiri yang dapat kita petik sebagai pelajaran dalam kehidupan. Untuk itu, selalu berpikir positiflah setiap menghadapi permasalahan dalam hidup. Ingatlah bahwa hidup ini mempunyai lebih banyak kenikmatan dan anugerah Tuhan dibanding keburukan yang kita rasakan. Percayalah bahwa setiap permasalahan pasti mempunyai jalan keluar dan solusi.

6. Kegiatan positif

Lakukan kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat, misalnya mendengarkan musik, membaca, atau menonton sehingga pikiran kamu yang tadinya penuh dengan emosi akan teralihkan pada hal-hal yang menyenangkan. Jangan pernah melampiaskan emosi dengan kegiatan yang justru merugikan diri sendiri, seperti minum minuman keras, berjudi, atau bahkan bunuh diri. Kuatkan keimanan agar terhindar dari pemikiran yang sesat seperti itu.

7. Tidur

Jika kamu merasa kesal dengan seseorang, mungkin tidur adalah solusi yang tepat bagi kamu untuk mengendalikan emosi. Emosi menyebabkan sel-sel otak lebih banyak bekerja sehingga menjadi cepat lelah. Tidur dapat menyegarkan kembali sel-sel otak kamu sehingga ketika bangun, kamu akan memiliki energi positif yang baru. Bahkan melupakan hal yang menyebabkan emosi kamu timbul tadi.

8. Meminta maaf

Emosi bukan hanya karena kesalahan orang lain, terkadang kita juga emosi pada orang yang menegur kita karena kesalahan kita sendiri. Pikirkanlah baik-baik apa yang menjadi kesalahan kita dan minta maaflah untuk menghilangkan perasaan bersalah yang menyelimuti pikiran. Perasaan bersalah bukan hanya membuat seseorang menjadi mudah emosi tapi juga membuat seseorang menjadi lebih mudah terkena penyakit mental lainnya. Orang yang meminta maaf akan merasa jauh lebih tenang dan damai untuk melanjutkan aktivitasnya.

9. Jangan ambil keputusan saat emosi

Salah satu hal yang tidak boleh dilakukan saat marah adalah mengambil keputusan penting. Bagian otak yang mengatur emosi seseorang adalah hippocampus, cingulate gyrus, rhinal cortex, amygdala, dan orbitofrontal cortex.

Ketika emosi, beberapa bagian otak tidak dapat bekerja dengan baik, yakni bagian yang mampu membedakan mana yang salah dan benar. Emosi membuat seseorang tidak dapat memilih dan membedakan mana hal yang benar dan salah. Keputusan yang diambil saat emosi justru akan membuat orang tersebut menyesal nantinya karen atidak diambil dengan pertimbangan yang matang.

10. Curhat pada sahabat

Jika kamu merasa emosi atau marah terhadap sesuatu, ada baiknya jika kamu berbagi masalah dengan menceritakan masalah tersebut pada sahabatmu. Pilihlah sahabat yang benar-benar bisa dipercaya untuk berbagi cerita karena akan sangat fatal jika kamu menceritakan masalah pada orang yang tidak amanah.

11. Makan enak

 

Biasanya ini terjadi pada wanita, memakan makanan yang enak dan lezat menjadi salah satu jalan untuk menahan emosi. Makanan yang lezat mampu menenangkan pikiran yang kacau sehingga suasana hati pun menjadi lebih tenang. Tapi ingat, sbeaiknya pilih makanan yang juga sehat dan berserat tinggi agar kesehatan tidak ikut terganggu.

12. Tarik nafas dalam

Jika kamu merasa sangat marah, sebaiknya segera ambil nafas dalam-dalam dan panjang, lalu tahan hingga 5 detik, kemudian hembuskan secara perlahan. Lakukan terus berulang-ulang hingga emosi yang ada di dalam hati mereda dan denyut jantung kamu mulai kembali normal. Latihan pernafasan ini sangat baik untuk meredakan emosi dan mengendalikan kembali tubuh dan pikiran kamu yang telah diambil alih oleh emosi tersebut.

13. Olahraga

Salah satu kegiatan positif yang bisa kamu lakukan untuk meredakan atau mengendalikan emosi adalah dengan berolahraga. Lakukan olahraga yang kamu sukai dan tidak terlalu berat, misalnya senam atau berlari. Hindari olahraga yang terlalu berat karena akan membuat tubuh kamu semakin cepat lelah.

14. Mengubah posisi

Ketika kamu marah, ada baiknya untuk mengubah posisi agar emosi ikut mereda. Misalnya kamu marah saat berdiri, maka sebaiknya kamu duduk untuk meredakan emosi. Jika masih emosi juga ketika duduk, maka sebaiknya kamu berbaring. Dengan begitu, emosi pun akan dapat dikendalikan.

15. Mandi

Perasaan emosi atau amarah yang meluap-luap akan menyebabkan tubuh menjadi panas dan semakin emosi. Untuk mengendalikan emosi yang sudah memuncak seperti ini, sebaiknya kamu segera mengguyur tubuh dengan air agar emosi ikut mereda. Dinginnya air akan merilekskan saraf-saraf yang tegang sehingga emosi juga akan turun.

16. Berdoa

Hal lain yang bisa kamu lakukan untuk mengendalikan emosi adalah dengan berdoa kepada Tuhan. Ceritakan semua kekesalan kamu pada Tuhan dan mintalah bantuannya untuk dapat menyelesaikan masalah dengan baik.

Itulah beberapa cara mengendalikan emosi yang dapat kamu lakukan. Ingatlah bahwa emosi yang terlalu tinggi bukan hanya akan merusak hubungan sosial, tapi juga merusak kesehatan kamu secara fisik dan mental. Tidak ada manfaat yang didapatkan ketika emosi dilampiaskan.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.