Informasi Kecantikan, Kesehatan, Psikologi, Ibu dan Anak

14 Cara Berkomunikasi Yang Baik Dengan Orang Lain Dan Depan Umum

Komunikasi merupakan hal yang biasa kita lakukan sehari-hari. Kecanggihan dunia teknologi saat ini juga sangat mendukung komunikasi tanpa terhalang jarak. Namun kecanggihan teknologi sering kali justru membuat cara berkomunikasi kita dengan orang lain melunturkan nilai-nilai sosial yang baik yang seharusnya menjadi pedoman dalam berkomunikasi yang baik dengan orang lain.

Cara Berkomunikasi Yang Baik Dengan Orang Lain

Untuk tetap dapat berbicara dengan santun, berikut adalah beberapa cara berkomunikasi yang baik, antara lain:

1. Antusias berbicara pada lawan bicara

Berikan kesan pada lawan bicara bahwa kamu sangat antusias untuk berbicara pada mereka. Buatlah kesan seolah-olah hanya mereka lah lawan bicara yang membuat kamu sangat tertarik untuk berbicara atau mengobrol .

2. Menatap mata langsung

Jangan pernah berbicara pada seseorang tapi tatapan mata kamu justru entah kemana. Ia akan merasa sangat tersinggung dan tidak dihargai jika diperlakukan seperti itu. Tataplah langsung ke matanya ketika berbicara. Hindari pula menatap ke bagian wajah lainnya, seperti hidung atau dahi, agar ia juga tidak risih karena merasa ada yang salah dengan wajahnya.

3. Berbicara dengan lembut

Jangan menggunakan intonasi yang tinggi ketika berbicara karena akan menyinggung perasaan lawan bicara kamu. Gunakan intonasi yang lembut dan rendah tapi jangan terlalu pelan agar tetap dapat didengar. Menggunakan intonasi yang lembut akan membuat kamu lebih dihargai oleh lawan bicara. Apalagi jika kamu berbicara dengan lawan bicara yang lebih tua atau posisinya lebih tinggi, tentunya kamu harus menggunakan intonasi bicara yang lembut dan sopan.

4. Dengarkan dengan penuh perhatian

Ketika seseorang berbicara, perhatikan dengan baik apa yang ia bicarakan. Ketika kamu memberikan perhatian penuh ketika ia berbicara, ia akan merasa jauh lebih dihargai dan dihormati. Perhatian sangat penting dalam kelancaran suatu komunikasi. Bagaimana mungkin kamu bisa menyambungkan satu topik dengan topik lain jika kamu tidak memperhatikan topik pembicaraan sebelumnya? Untuk itulah diperlukan perhatian yang penuh saat berbicara.

5. Jangan memotong pembicaraan

Jangan pernah memotong pembicaraan seseorang jika ia sedang berbicara. Selain tidak sopan, hal ini akan membuat orang tersebut menjadi risih dan enggan kembali berbicara dengan kamu. Hargailah orang lain yang sedang berbicara agar kamu juga dihargai ketika kamu berbicara dengannya.

6. Gunakan tata bahasa yang baik dan benar

Gunakan tata bahasa yang baik dan benar ketika berbicara dengan orang lain sehingga orang tersebut mengerti dengan maksud yang kamu sampaikan. Jangan menggunakan bahasa atau istilah yang tidak ia mengerti. Selain membuat komunikasi jadi sulit dimengerti, hal ini akan membuat lawan bicara merasa diremehkan.

7. Sesuaikan kondisi pembicaraan

Jika kamu berbicara dengan seseorang, pastikan kamu mengetahui bagaimana menghadapi lawan bicara kamu. Misalnya berbicara dengan teman tidak sama dengan berbicara dengan orang tua. Saat berbicara dengan teman, kamu boleh saja menggunakan bahasa yang penuh candaaan dan istilah yang kamu dan teman kamu mengerti, tapi ketika berbicara dengan orang tua, pakailah bahasa yang sopan dan jangan gunakan istilah yang tidak mereka mengerti. Gunakan bahasa dan sikap tubuh yang sesuai dengan lawan bicara kamu agar kamu lebih dihargai ketika berbicara.

8. Jangan gugup

Ketik akamu berbicara dengan seseorang, hindari rasa grogi atau gugup agar maksud dari pembicaraan kamu tersampaikan dengan baik. Rasa gugup biasanya terjadi ketika berbicara dengan orang yang posisinya lebih tinggi dari kita, misalnya atasan di kantor. Berbicaralah dengan sopan dan tubuh tegak agar komunikasi yang terjadi lebih lancar dan nyaman. Rasa gugup biasanya muncul karena kurangnya kosakata yang dimiliki atau kurang terbiasa berbicara secara formal. Kamu bisa belajar menghilangkan rasa gugup ketika berbicara dengan sering berlatih berbicara sendiri di depan kaca. Melatih pembicaraan formal akan membuat kamu lebih lancar berbicara di depan umum atau dengan atasan.

9. Buat situasi yang santai

Jangan terlalu kaku saat berbicara karena justru akan membuat suasana menjadi tidka nyaman dan pembicaraan menjadi hambar. Buatlah suasana yang nyaman dan santai ketika berbicara sehingga lawan bicara pun merasa lebih nyaman untuk berbicara dengan kamu. Misalnya dengan menambahkan beberapa candaan ke dalam pembicaraan sehingga suasana menjadi lebih ceria dan santai.

10. Segera koreksi kata yang salah

Lidah memang tidak bertulang, sering kali kita mengucapkan kata atau kalimat yang tidak sesuai atau terbalik. Segera lakukan koreksi dan perbaiki kata yang salah tadi sehingga maksud dari pembicaraan tersampaikan dengan baik dan dimengerti oleh lawan bicara. Apalagi jika pendapat yang kita sampaikan salah atau tidak sesuai dengan fakta yang ada, segera minta maaf dan perbaiki kesalahan tersebut.

11. Jangan memaksa

Ketika kita mengobrol dengan orang lain, terkadang terdapat perbedaan pendapat. Perbedaan pendapat ini hendaknya jangan menjadi bibit perselisihan. Jangan pernah memaksakan pendapat kamu kepada orang lain, hargailah pendapat orang lain sebagaimana kamu ingin dihargai oleh orang lain. Perbedaan pendapat justru menjadikan pembicaraan lebih berwarna dan membuat suasana lebih hidup.

12. Pandai membaca situasi

Pembicaraan yang terlalu lama biasanya akan membuat seseorang merasa risih namun enggan untuk menyudahinya. Biasanya hal ini bisa dilihat melalui bahasa tubuh lawan bicara kamu. Perhatikan bahasa tubuh lawan bicara, jika ia sudah berkali-kali mengganti posisi duduk, maka kemungkinan besar ia sudah tidak nyaman dengan pembicaraan yang terjadi. Kamu bisa mengganti topik lain atau menyudahi pembicaraan agar ia merasa nyaman dan dimengerti.

13. Mengalah

Terkadang kita tidak selalu mendapatkan lawan bicara yang sesuai dengan harapan kita. Terkadang lawan bicara kita lebih tempramen dan arogan dalam menyampaikan pendapatnya. Jika kamu menemukan lawan bicara yang seperti ini, maka sebaiknya kamu mengalah dan tidak meneruskan topik pembicaraan yang memicu perdebatan. Mengalah bukan berarti merendahkan harga diri, namun lebih bersikap dewasa terhadap maslaah yang dihadapi. Jangan menghabiskan energi hanya untuk orang yang egois. Hindarilah perdebatan walaupun kamu merasa benar.

14. Memberikan umpan balik

Komunikasi merupakan hubungan timbal balik, jadi ketika seseorang berbicara pada kamu, maka berikanlah umpan balik padanya. Jangan hanya diam mendengarkan apa yang ia bicarakan. Berikanlah umpan balik walaupun hanya dengan perkataan iya atau anggukkan kepala. Umpan balik yang kamu berikan akan membuatnya merasa dihargai dan lebih dimengerti.

Demikianlah artikel mengenai cara berkomunikasi yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Menjaga hubungan baik dengan orang lain merupakan suatu keharusan dalam hubungan sosial di masyarakat. Dengan berkomunikasi yang baik, maka kamu telah menjaga hubungan baik dengan orang lain. Utamakanlah nilai atau norma-norma sosial dalam berbicara agar kamu lebih dihargai dan orang lain pun merasa nyaman dengan kamu. Selamat mencoba.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.